Bisik Tetangga
Untuk masuk ke forum, silahkan Login atau mendaftar (Share Your Knowledge)


Tempat Asyik Nongkrong Sekaligus Menambah Ilmu Pengetahuan
 
IndeksFAQPencarianPendaftaranLogin
Kami mohon partisipasinya dalam pengembangan forum. Klik Disini


Pasang Iklanmu disini gratis (selama masa promosi)
ads ads ads ads

Share | 
 

 [Ubuntu] Trik : Memberi Garis Pemisah Pada Perintah di Terminal

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
avatar
harry170891
Administrator

Jumlah posting : 212
Reputasi : 11
Join date : 04.12.10
Age : 25
Lokasi : Bandung, Indonesia

PostSubyek: [Ubuntu] Trik : Memberi Garis Pemisah Pada Perintah di Terminal   Fri Sep 23, 2011 8:31 pm

Quote :

Jika teman-teman merupakan orang yang suka bekerja dengan perintah Terminal di Linux, pastinya pernah menjalankan beberapa perintah sekaligus. Terkadang hal itu membingungkan ketika kalian harus mencari output dari perintah yang dijalankan. Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi trik bagaimana memberi “garis pemisah” pada setiap perintah yang dijalankan sehingga kalian dapat dengan mudah melihat “hasil akhir” dari perintah-perintah yang dijalankan. Belum ada gambaran? Silakan lihat gambar di bawah ini:

Spoiler:
 

Sebagaimana yang bisa kalian lihat, setiap akhir dari perintah yang dijalankan, akan ada garis pemisah disertai waktu selesai dari perintah yang bersangkutan. Sudah mulai ada gambaran? Saya harap jawabannya adalah: “iya gan”. Baiklah, mari kita mulai trik ini, pertama kali buat sebuah file bernama “.bash_ps1″ dan taruh dalam folder Home kalian. Salin kode berikut ke dalam file “.bash_ps1″ yang barusan dibuat.

Code:
# Fill with minuses
    # (this is recalculated every time the prompt is shown in function prompt_command):
    fill=”— ”

    reset_style=’\[33[00m\]‘
    status_style=$reset_style’\[33[0;90m\]‘ # gray color; use 0;37m for lighter color
    prompt_style=$reset_style
    command_style=$reset_style’\[33[1;29m\]‘ # bold black
    # Prompt variable:

    PS1=”$status_style”‘$fill \t\n’”$prompt_style”‘${debian_chroot:+($debian_chroot)}\u@\h:\w\$’”$command_style ”

    # Reset color for command output
    # (this one is invoked every time before a command is executed):
    trap ‘echo -ne “\e[0m"' DEBUG

    function prompt_command {

    # create a $fill of all screen width minus the time string and a space:
    let fillsize=${COLUMNS}-9
    fill=""
    while [ "$fillsize" -gt "0" ]
    do
    fill=”-${fill}” # fill with underscores to work on
    let fillsize=${fillsize}-1
    done

    # If this is an xterm set the title to user@host:dir
    case “$TERM” in
    xterm*|rxvt*)
    bname=`basename “${PWD/$HOME/~}”`
    echo -ne “33]0;${bname}: ${USER}@${HOSTNAME}: ${PWD/$HOME/~}07″
    ;;
    *)
    ;;
    esac

    }
    PROMPT_COMMAND=prompt_command

Jangan lupa untuk menyimpan perubahan yang kalian lakukan. Kemudian buka file “.bashrc” yang terletak di folder Home, kemudian tambahkan kode berikut ke baris terakhir file “.bashrc”:

Code:

  if [ -f "$HOME/.bash_ps1" ]; then 
     
    . "$HOME/.bash_ps1" 
     
    fi

Setelah yakin kalian melakukannya dengan benar, ketik perintah berikut untuk “memanggil” file “.bashrc” yang barusan kalian edit:

Code:
source ~/.bashrc

Selesai! Silakan mencobanya dengan mengetik sembarang perintah di Terminal.


Sumber, Lihat disini!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.bisiktetangga.co.cc/
 

[Ubuntu] Trik : Memberi Garis Pemisah Pada Perintah di Terminal

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Bisik Tetangga :: Komputer :: Operating System-